ISO 9001:2015 - QS 4955 Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) RSON (Okt-Des 2019) : 87,65 (BAIK) Informasi dan Pendaftaran via WA 081385777769

Jangan Takut Mencoba (Salma El Mutafaqqiha Putri Achzaabi-Pembawa Baki Paskibraka Nasional 2019)

  • Selasa, 17 September 2019

Setiap tahun sosok pembawa baki pada upacara pengibaran Bendera Pusaka Hari Kemerdekaan RI selalu menjadi perhatian publik. Sebab dia akan berhadapan langsung dengan Presiden RI untuk mengambil duplikat  bendera Merah Putih. Salah satunya adalah Paskibraka Nasional 2019 dari Jawa Tengah, Salma El Mutafaqqiha Putri Achzaabi. Siswa SMA Pradita Dirgantara Boyolali ini, terpilih sebagai salah satu pembawa baki pada pengibaran bendera Pusaka pada Upacara pengibaran bendera untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI, di Jakarta, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Ingin tahu bagaimana perjalanan remaja kelahiran Malang, 16 Desember 2002 ini hingga menjadi peserta Paskibraka Nasional 2019.  Prinsip Salma, kejar akheratnya, maka dunia pasti mengikuti. Karenanya, jangan takut untuk mencoba, banyak berdoa dan tetap semangat. Sejak kecil Salma ingin sekali menjadi Paskibraka Nasional, ketika menyaksikan upacara pengibaran bendera di televisi. Saat SMP hingga SMU Salma mulai bergabung latihan Paskibraka. Sampai kemudian mengikuti seleksi mulai tingkat sekolah sampai provinsi, hingga terpilih sebagai Paskibraka Nasional mewakili Jateng. Keberhasilan ini dicapainya dengan  perjuangan susah payah. Salma harus pandai – pandai membagi waktu antara sekolah berasrama dengan beragam seleksi yang harus dijalani. Mulai dari seleksi administrsi, seleksi wawancara psikotes, bahasa Inggris, pengetahuan umum dan peraturan baris berbaris.

Orangtua Salma sangat besar andilnya dalam mengantarkan putri mereka untuk menjadi Paskibraka Nasional 2019.  Tak kenal lelah ayah dan ibunya terus  memotivasi Salma untuk mempersiapkan apa saja yang masih kurang. Antara lain Salma harus menurunkan berat badan sebanyak 9 kilogram. Perjuangan Salma menghasilkan keberhasilan yang manis, yaitu ditunjuk sebagai pembawa baki pada Pengibaran Bendera Pusaka pagi hari. Salma tentunya bahagia, bangga dan bersyukur berada pada posisi pembawa baki. Remaja ini mengaku, meskipun tidak terlalu menargetkan harus berada di posisi itu. Diakuinya, dimanapun ditugaskan, itulah rezekinya yang harus dipertanggungjawabkan.

Salma merasa sangat terbantu dengan adanya Tim Medis Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) yang mendampingi Paskibraka Nasional 2019. Menurutnya, Tim Medis RSON sangat peduli kepada semua anggota Paskibraka Nasional 2019. Bukan Cuma peduli memperhatikan kesehatan mereka, tapi juga turut memberikan memotivasi, yang motivasinya itu benar – benar membangun semangat. Saking ramahnya, sampai – sampai Tim Medis RSON menjadi tempat curhat dan berkeluh kesan mereka.

Bagaimana dengan keberadaan RSON? Salma beranggapan, rumah sakit seperti RSON harus tersedia. Kesehatan menjadi factor penting dalam keberlangsungan attet – atlet Indonesia. Bukankah kelak  atlet – atlet ini akan membawa nama naik Indonesia di kancah internasional. Tentunya sangat penting adanya RSON dan Tim Medis yang professional. (Ratih Sayidun)