ISO 9001:2015 - QS 4955

Penggunaan Otot Berlebih Sebabkan Kram

  • Kamis, 25 Oktober 2018

Pada pertandingan olahraga, cedera yang paling umum terjadi diantaranya kram otot dan strain otot. Kram? Apakah para atlet tidak melakukan pemanasan? Tentu saja pemanasan. Lalu, mengapa kram bisa terjadi walau sudah pemanasan?

  1. Apa saja yang dapat menyebabkan kram otot? Diantaranya:
    - Over use muscle (otot digunakan berlebihan) dan kelelahan
    - Dehidrasi, gerakan tubuh yang terus menerus, juga sengatan matahari dan hawa panas membuat kita mengeluarkan banyak cairan lewat keringat dan uap nafas. 
    - Cedera otot bisa karena otot "kaget" sehingga tertarik atau terkena benturan.
    - Posisi monoton dalam waktu yang lama
    - Kekurangan elektrolit,  keringat mengandung natrium, kalsium, juga magnesium. Hal ini menyebabkan serabut otot tidak stabil dan terjadilah kontraksi di luar kehendak.

 

  1. Bagaimana mengatasinya?
    - Regangkan otot yang mengalami kram. Apabila terjadi pada otot kaki, Anda dapat berbaring sambil meluruskan kaki, minta teman untuk menarik telapak kaki ke arah kepala. 
    - Pijat dengan lembut otot yang mengalami kram untuk membantu relaksasi.
    - Rendam dengan air hangat atau kompres hangat.
    - Minum cairan yang mengandung elektrolit (ion) 
    - Ingat.. Jangan disemprot dengan chlorestil (antinyeri semprot botol  biru)
    - Bila Anda memang sudah bergerak cukup lama, segera stop.. agar tidak menjadi lebih parah.
    - Nyeri dan kaku tak kunjung hilang juga, segera ke dokter

 

  1. Bagaimana mencegahnya ?
    - Pastikan Anda cukup minum agar tidak dehidrasi sebelum, ketika, dan setelah olahraga
    - Konsumsi cairan atau makanan yang banyak mengandung elektrolit sebelum dan sesudah b berolahraga.
    - Lakukan peregangan dan pemanasan sebelum olahraga
    - Hindari aktivitas fisik dan olahraga yang berlebihan saat cuaca panas.