ISO 9001:2015 - QS 4955

RSON Resmi Jalin Kerjasama dengan BPJS Kesehatan

  • Jumat, 31 Maret 2017

Cibubur - Rumah Sakit Olahraga Nasional (RSON) mengukir sejarah baru dengan ditandatanganinya perjanjian kerjasama RSON Kemenpora  dengan BPJS Kesehatan di RSON, Cibubur, Jumat (31/3). Sesmenpora, Drs. Gatot Dewa Broto, MBA, memberikan apresiasi yang tinggi untuk keberhasilan kerjasama ini. Beliau bahkan menegaskan, bahwa tahun 2017 RSON harus dipastikan statusnya.

 

Sesmenpora sebelumnya meninjau langsung seluruh fasilitas yang ada di RSON, untuk memastikan RSON siap menerima pasien BPJS. Selain mengingat, bahwa  Kemenpora sedang fokus pada pemanfaatkan sport science untuk mendukung prestasi atlet,  menjelang Asian Games 2018, yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.

Sejak setahun terakhir ini RSON sudah berbenah diri untuk bisa menerima pasien BPJS. Baik dari segi peralatan kesehatan maupun SDM nya. RSON, yang didirikan oleh Kemenpora ini, adalah rumah sakit umum dengan unggulan pelayanan untuk atlet. Untuk itu, selain pelayanan BPJS untuk masyarakat umum, pelayanan kesehatan kepada atlet juga merupakan fokus rumah sakit ini.

Pada kesempatan tersebut, Direktur RSON, Dr. dr. Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS mengatakan, penandatanganan kerjasama ini merupakan peristiwa yang ditunggu-tunggu oleh RSON. Kami telah beberapa kali melakukan rapat dan pertemuan baik dengan pihak BPJS Kesehatan dan pihak Kemenpora demi terwujudnya kerjasama yang baik ini. Pihak BPJS Kesehatan pun telah beberapa kali melakukan kredensial (penilaian) terhadap RSON, agar dapat menjadi rumah sakit rujukan pasien BPJS Kesehatan.

Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan RSON. Sehingga RSON dapat mengakomodir pelayanan kesehatan bagi atlet, insan olahraga dan masyarakat umum yang tidak terakomodir dalam Kategori Rp 0,- pada tarif PNBP. Selama ini, pasien yang mendapatkan tarif pelayanan Rp 0,- hanyalah atlet nasional, atlet dan pelatih Prima, pemuda berprestasi nasional dan pegawai Kemenpora. Sesuai dengan amanat PP No.8 Tahun 2015 tentang Tarif PNBP RSON. Sementara atlet daerah ataupun masyarakat umum lainnya dikenakan tarif.

Dr. dr. Basuki Supartono, Sp.OT, FICS, MARS juga mengharapkan dukungan dari pihak BPJS Kesehatan untuk memberikan training dan penerapan aplikasi Sistem Informasi Rumah Sakit yang terhubung dengan sistem di BPJS Kesehatan. Untuk memudahkan pelayanan kepada pasien BPJS di RSON.

Sementara itu, Dr. Maya F Purwandari, Kepala Departemen Manajemen Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Divisi Regional IV, merasa bersyukur atas kerjasama RSON dengan BPJS Kesehatan. Karena di wilayah Jakarta Timur terbanyak peserta BPJS dari seluruh wilayah jakarta. Diharapkan RSON bisa menjadi rumah sakit percontohan. Sehingga bisa memotivasi rumah sakit lain untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk peserta BPjS. (rth)